images-51Di bawah ini adalah kesaksian dari Odha yang tetap sehat walaupun tanpa ARV. Mereka adalah saksi hidup bahwa ARV bukanlah obat yang HARUS dikonsumsi oleh Odha dan ARV bukanlah obat yang meningkatkan kualitas hidup Odha. Justru tanpa ARV kondisi mereka makin baik dan normal.

Namun sayang, mereka yang berani bersaksi baru ada di luar negeri. Saya harap, muncul Odha-odha dari Indonesia yang bersedia memberikan kesaksiannya di Healindonesia, menceritakan bahwa mereka bisa sembuh dan hidup normal tanpa memakai ARV.

.

Kesaksian 1

Nama saya Chad dan saya ditest positif bulan July lalu. Saya sangat ketakutan selama seminggu sampai saya menemukan informasi berharga ini yang mengkonfirmasikan kecurigaan saya bahwa HIV tidak menyebabkan AIDS. Saya baru saja bertemu dengan dokter naturopathy (red: dokter holistik) kemarin dan setelah 6 bulan positif, dia mengatakan kalau saya saat ini lebih sehat berkat diet dan olah raga, serta pencarian spiritual 3 bulan lalu. Buku sangat bagus yang saya baca adalah ”Inventing the AIDS Virus” karya Deusberg. Ia adalah seorang virologist dari “The Other Side of AIDS”. Buku yang benar-benar bagus. Saya juga mendapat email respon balik dari dia menyampaikan rasa terima kasihnya dan mengijinkan saya untuk meng-emailnya kapan pun saya butuh dukungan. Sungguh berkesan! Jadi, inilah saya, berumur 28 tahun, masih muda dan kuat dan ingin seperti ini selalu.

Chad W.

Anda bisa mengirimkan saya email ke: chadwally@hotmail.com

.

Kesaksian 2

Saya telah berhenti dari ARV beberapa tahun yang lalu dan kesehatan saya terus naik sangat banyak! Lebih baik lagi, dokter saya sangat heran dimana sebelumnya ia mengatakan bahwa saya akan mati karena CD4 saya turun jadi 124. Tapi itu normal bagi saya dan setelah beberapa bulan, CD4 saya mulai naik. Dokter tidak akan melihat saya lagi sejak saat itu.

Denis

(Denis memiliki 2 website dalam bahasa Portugis. Satu web membahas tentang “mempertanyakan HIV dan AIDS”, http://sida.home.sapo.pt dan satunya membahas tentang mengatasi HIV secara alami, http://www.sida-luz-positiva.org)

.

Kesaksian 3

Nama saya Norman Sartor. Saya dulu didiagnosa dengan gejala AIDS di bulan Desember 1995 dimana CD4 saya adalah 51. Pada saat itu tidak ada test viral load dan di bulan Februari 1996, saya mulai memakai AZT, satu-satunya perawatan resmi dari Health Canada. Kemudian selama Lebih dari 10 tahun, saya mendapat ARV yang meliputi AZT, 3TC, Saquinavir, Zerit, Norvir, Viracept, Sustiva, Fuzeon, Viread and Kaletra.

Celexa, Septra, Marinol, Bactrum, Losec, Teveten, Pariet, Crestor, Lipitor, Welbutrin, Prozac, Hydrochlorothiazide dan Lorazepam, diresepkan ke saya untuk mengatasi efek samping yang ada yaitu berat badan turun, sariawan, keringat dingin di malam hari, jamur kuku, lipoatrophy, ruam saraf, dan anemia. Gejala fisik dan psikologis lainnya juga muncul.

Dengan Fuzeon, saya selalu mendapat suntikan 2 kali sehari, dan sesudah 10 tahun memakai ARV dan obat untuk lipoatrophy, lemak tubuh saya bertambah. Berulang-ulang muncul gejala ISR seperti kulit merah, pembengkakan, dan kulit mengeras. Saya berpartisipasi dalam uji klinis di bulan May 2005 yang disponsori oleh Canadian Immunodeficiency Research Collaborative untuk mengevaluasi penggunaan alat suntik Biojector® CO2 dibandingkan penggunaan jarum hypodermic standar. Lagi-lagi gejala ISR tetap muncul. Obat yang dipakai bersamaan dengan Fuzeon adalah Kaletra, Viread dan 3TC.

Setelah bertahun-tahun meneliti HIV/AIDS, nutrisi, dan satu dekade memakai ARV, pil-pil, serum, jarum suntik dan tembakan CO2, dan di atas semua itu, yaitu mengalami berbagai efek samping obat-obatan, kecuali kematian, saya pun akhirnya berhenti dari obat-obatan pada tanggal 16 Mei 2006. Mulai dari Agustus 2006 sampai dengan Januari 2007, terdapat penurunan 49% untuk viral load dan peningkatan 38% untuk sel CD4. Saat ini saya sudah lebih dari 1 tahun tanpa obat-obatan dan selama 1 tahun tersebut bisa menghemat $50.000 untuk biaya pengobatan karena hanya untuk Fuzeon saja bisa menghabiskan $2.650/bulan.

Saya pun beralih ke suplemen bulanan yaitu Selenium, NAC, Tryptophan dan L-Glutamine dengan biaya $100-$120. Hasil positif yang saya capai bukanlah suatu hal yang unik karena banyak Odha berhasil hidup normal tanpa obat-obatan.

Pengukuran viral load dan CD4, penandaan test darah yang digunakan untuk akses kesehatan dan penentuan terapi, tidak dirancang untuk orang yang sehat. Dalam 1 dekade memakai terapi ARV dan obat-obatan kimia lainnya, saya tidak dalam keadaan sehat. Saya mengalami tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol tinggi, fungsi hati yang tidak normal, serangan osteoarthritis, duodenitis, peripheral neuropathy, nocturia, lipoatrophy, serta hepatitis B yang berkembang ke grade 2. Sekarang kebanyakan efek samping telah mereda dan baru pertama kali ini selama 10 tahun, hati saya berfungsi dengan normal. (Setelah berhenti dari ARV dan obat-obatan kimia) hepatitis B saya sekarang jadi kondisi pre-existing dan tetap terkontrol dengan pola makan yang benar.

Ada banyak pendekatan yang lebih manusiawi dalam mengatasi HIV/AIDS dengan cara merawat kita dibandingkan merawat penyakitnya.

Norman S.

Anda bisa mengirimkan saya email ke: nsartor@sympatico.ca

.

Tiga kesaksian di atas diambil dari http://www.livingwithouthivdrugs.com . Dari 3 kesaksian di atas, saya harap para Odha bisa dikuatkan untuk tidak memakai ARV yang hanya akan memperbudak hidup dan memperparah kondisi tubuh Odha. Kesaksian mereka adalah penguatan dari artikel saya sebelumnya, “Hati-Hati! ARV Bukanlah Terapi yang Meningkatkan Kualitas Hidup”.

Serahkanlah hidup dan tubuh Anda yang berharga ke dalam pengobatan alami ciptaan Tuhan, bukan pengobatan kimia ciptaan manusia!

Stop penggunaan ARV, beralihlah pada alam! Inilah kehendak Tuhan untuk Anda!

Bagi Odha yang masih ragu atau ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai solusi HIV/AIDS secara alternatif, silahkan email saya di awan717@gmail.com atau menghubungi saya di 08174745269 / 0361 7969834.

Bagi Odha yang tinggal di Bali, Anda bisa mengatur janji temu dengan saya dan dengan senang hati saya akan membantu Anda.

Jika Anda sudah jelas dengan penjelasan artikel-artikel saya dan ingin mendapatkan resep alami untuk mengatasi HIV/AIDS, silahkan klik di sini.

.

Artikel Terkait:

Minyak Kelapa dan Urin Obat Alternatif untuk HIV/AIDS

Efek Samping Dari Obat AIDS “Tidak Berbeda” dari AIDS Itu Sendiri

Hati-Hati! ARV Bukanlah Terapi yang Meningkatkan Kualitas Hidup

Dr. Stefan Lanka Membongkar “Penipuan HIV”

.

“Menjual HIV/AIDS”

Artikel di atas adalah bagian dari buku “Menjual HIV/AIDS”, pertama di Indonesia yang mengungkap sisi kontroversial AIDS, membeberkan rahasia terlarang bahwa AIDS merupakan BISNIS MAHA BESAR. Buku ini mengungkapkan rahasia:
.
  • HIV bukanlah penyebab AIDS!
  • HIV itu tidak ada! Gambar-gambar mikroskop elektron dari HIV yang ada sekarang adalah manipulasi komputer dan manipulasi kultur laboratorium.
  • Jika HIV itu ada, ia tidak lebih ganas dibandingkan flu biasa!
  • Test HIV selama ini tidak akurat! Jika Anda baru saja flu, demam, cacar, atau sedang hamil… Anda akan mendapatkan hasil test HIV yang positif padahal Anda tidak mengidap HIV.
  • Yang membunuh Odha bukanlah HIV, tapi ARV/obat AIDS itu sendiri!
  • Odha yang menolak ARV justru JAUH lebih sehat dan lebih menikmati hidup dibandingkan yang memakai ARV!
  • Holistik modern bisa menyembuhkan AIDS!
  • Dan hebatnya… Anda akan tahu, bagaimana menyembuhkan AIDS secara alami dan tanpa efek samping! Ya benar sekali… MENYEMBUHKAN… bukan SEKEDAR MERAWAT!!!
Buku ini dipenuhi dengan sains holistik modern yang kontroversial. Bersumber dari para ilmuwan terkemuka, para dokter holistik, dan para ahli AIDS denialist kelas dunia yang akan membeberkan “rahasia terlarang” kepada Anda secara gamblang.
.
Rahasia kontroversial ini tidak akan Anda dapatkan di toko-toko, sekolah kedokteran, dan media massa manapun di seluruh Indonesia.
.
Detail info dan pemesanan, silahkan klik DI SINI.